Ada yang unik saat tim sosialisasi UIN STS Jambi melakukan
kunjungan ke sekolah di Muaro Jambi pada hari Selasa, 18 Maret 2025. Saat
rombongan tiba di SMAN 2 Muaro Jambi, Wakil Rektor bidang Administrasi Umum,
Perencanaan, dan Keuangan (WR II), Dr. Pahmi Sy, diminta menjadi penceramah
dadakan. Hal ini bertepatan dengan sekolah yang sedang mengadakan acara
pesantren kilat, sedangkan Dr. Pahmi sendiri merupakan salah satu da’i dan
budayawan kebanggaan provinsi Jambi.
Dalam ceramah singkatnya ada tiga poin utama yang
disampaikan oleh salah satu pucuk pimpinan UIN STS Jambi: (1) membaca untuk
menggenjot literasi; (2) menuntut ilmu untuk derajat yang lebih tinggi; (3) menuntut
Ilmu sepanjang masa.
Membaca untuk Menggenjot Budaya Literasi
Dr. Pahmi Sy, M.Si, menekankan pentingnya membaca untuk generasi muda. “Adik-adik, kito ini minat baca tinggi nian, namun daya baca rendah, yo dak? Apo buktinyo? Tiap bangun tidur, kito langsung buka HP baca status kawan, baca snap orang lain, baca story Instagram. Namun, ketika tulisan di media sosial atau berita mulai panjang-panjang, kita sudah malas membacanya. Jangankan membaca buku, membaca tulisan panjang di HP saja sering kita skip. Artinya apa? Kita sangat minat membaca, tapi yang pendek-pendek, bukan tulisan yang ilmiah atau yang panjang-panjang. Berati minat baca kita tinggi, namun daya bacanya kurang.”
Lebih lanjut WR 2 menekankan bahwa saking pentingnya membaca, Allah SWT menurunkan surat yang pertama kepada nabi Muhammad adalah tentang anjuran kepada manusia untuk membaca. “Adik-adik, ayat yang pertama kali diturunkan adalah surat Al-Alaq, “IQRA.” Allah sejak dari berabad-abad yang lalu sudah mengigatkan bahwa literasi adalah faktor utama kemajuan bangsa. Dengan giat membaca maka budaya literasi itu bisa ditumbuh-kembangkan. Ketika budaya literasi sudah baik, maka insha Allah kemajuan suatu negeri akan segera menanti.
Allah Akan Meninggikan Derajat Orang Berilmu
Poin penting kedua yang disampaikan Dr. Pahmi adalah
pentingnya menuntut ilmu. “Adik-adik semua, Allah berjanji akan meninggikan
derajat orang-orang yang menuntut Ilmu. Sebagai mana Allah berfirman dalam
surat Al-Mujadalah ayat 11: “Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang
beriman dan orang-orang yang berilmu.” Oleh karena itu Wakil Rektor II UIN STS
Jambi memberikan penekanan agar seluruh peserta didik semangat menuntut Ilmu.
“Jika adik-adik terus bersemangat dalam belajar, sekarang
adik-adik duduk di hadapan kami. Boleh jadi suatu saat nanti, adik-adiklah yang
berdiri di sini: menjadi guru, menjadi dosen, menjadi rektor, atau menjadi
pemimpin-pemimpin negeri,” imbuh pak WR 2.
Wakil Rektor II dan tim admisi berpose bersama kepala sekolah, guru dan staf SMAN 2 Muaro Jambi
Menutunt Ilmu adalah Pekerjaan Sepanjang Masa
Dr. Pahmi mengutip hadist nabi “Tuntutlah ilmu dari buaian
hingga liang lahat. Artinya apa adik-adik? Kita tidak boleh merasa puas dengan
jenjang sekolah yang saat ini kita duduki. Harus lanjut kuliah. Insha Allah rezeki
akan terbuka jika adik-adik berkemauan kuat untuk kuliah.”
Selanjutnya ia mendoakan agar seluruh orang tua siswa dibukakan pintu rejekinya, agar kelak dapat mengirim putra-putrinya berkuliah. Selain itu, ia juga mendoakan agar murid-murid dapat memperoleh beasiswa agar kelak dapat berkuliah secara gratis.
Acara pesantren kilat di SMAN 2 Muaro Jambi dihadiri ratusan
murid yang berasal dari kelas sepuluh hingga kelas dua belas. Sehingga Masjid
sekolah terlihat tumpah ruah hingga ke pelataran. Sebagai penutup, Dr. Pahmi
memperkenalkan fakultas dan jurusan di UIN STS Jambi kepada peserta didik.
Bahwa saat ini UIN STS Jambi telah mempunyai banyak program studi yang dapat
memfasilitasi mahasiswanya untuk meraih mimpi.
“Kita bukan hanya memiliki jurusan-jurasan keagamaan, namun sudah memiliki banyak jurusan umum yang diminati oleh mahasiswa di Jambi dan di luar Jambi. Bukan hanya di Indonesia saja yang tertarik kuliah di UIN Jambi, bahkan kampus kita memiliki banyak mahasiwa dari Malaysia, Thailand, dan Filipina.” Ujar Dr. Pahmi berapi-api.
Dr. Pahmi meneruskan, “Adik-adik ada yang ingin menjadi
dokter? Nah.. sekarang adik-adik tidak perlu kuliah jauh lagi. UIN STS Jambi
sudah bisa menerima mahasiswa mulai tahun ini. Nah, satu-satunya PTKIN di Sumatera
yang sudah memiliki Fakultas Kedokteran, hanya di UIN Jambi. Maka kawan-kawan
ayo kita kuliah di UIN Jambi. Kampus UIN adonyo di Muaro Jambi, di kabupaten
kito. Kampus ini bukan milik pak rektor, bukan milik wakil rektor, tapi milik
kita semua; milik warga Jambi; milik Indonesia. Jadi kita harus besarkan kampus
kita bersama-sama.”
Tim Admisi, Ibu Pevi memberikan penjelasan tentang program studi di UIN Jambi, terutama Fakultas Kedokteran
Acara sosialisasi di SMAN 2 Muaro Jambi ditutup dengan sesi
bagi-bagi doorprize. Sesi pembagian doorprize ini dipimpin oleh tim Adimisi: Bu
Pevi, bu Yeni, Pak Dion, Pak Robi, dan Pak Lukman.
Kepala Sekolah SMAN 2 Muaro Jambi, Bapak Suryadi mengucapkan terimakasih kepada Wakil Rektor 2 dan tim admisi, “merupakan suatu kebanggaan bagi kami, kedatangan pejabat tinggi UIN Jambi dan jajarannya. Jarang-jarang pimpinan universitas berkenan menjemput bola hingga turun ke sekolah-sekolah. Oleh karenanya, kami akan mendorong siswa siswi kami untuk berkuliah di UIN Jambi.” Ujar kepala sekolah di tengah-tengan sambutan penutup.
Pesantren Ramadhan berlanjut di SMAN 8 Muaro Jambi. Meskipun
tidak benar-benar dalam suasana pesentren Ramadhan, namun sosialisasi di SMA
ini dilakasanakan di Masjid sekolah, sehingga mempunyai vibes pesantren
kilat.
WR 2 kembali memberikan motivasi dan tausiyah hikmah
Ramadhan dan pentingnya menuntut Ilmu. Wakil Rektor dan rombongan sosialisasi
disambut oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Bapak Irwansyah.
Dalam sambutannya, Pak Irwansyah menyampaikan kepada peserta didik “Anak-anak sekalian, saya adalah alumni UIN STS Jambi. Dulu saat bapak kuliah, namanya IAIN, sekarang bernama UIN. Masa itu hanya ada tiga fakultas, dan bapak berkuliah di Telanaipura. Namun sekarang adik-adik bisa melihat sendiri transformasi UIN, sungguh luar biasa. Dari bangunannya hingga sumber daya manusianya. Bapak pernah sekali tersesat di UIN Jambi, naik lift sampai lantai sembilan, ketika turun tidak tahu berada di ruangan mana. Jadi kemajuan UIN ini harus kita turut andil dalam merasakannya. Ayo, kita berbondong-bondong kuliah di UIN Jambi. Insha Allah tidak akan menyesal.”
Sosialisasi di Muaro Jambi menutup rangkaian sosialisasi tim
satu, yang selama ini telah terjun ke Batanghari, Tanjabtim, dan Tanjabbar.
Mudah-mudahan Hikmah Ramadhan akan membawa banyak keluarga baru yang bergabung
di Kampus Biru.
Comments